This blog is no longer updated pls post comment to http://yorissebastian.com

Thinking Out of the Box – Execute Inside the Box

Mobile Marketing is not just SMS blast May 6, 2008

Filed under: marketing — yoris72sebastian @ 4:54 pm
Tags: , , , , ,

Saya cukup yakin Mobile Marketing akan menjadi salah satu masa depan dari dunia marketing di Indonesia. Dengan lebih dari 100 juta nomer pengguna handphone, tak salah bila OMG Marketing Workshop bulan lalu mengupas step by step yang perlu dilakukan bila ingin melakukan aktivitas marketing melalui handphone.

Sayang karena saat ini banyak yang hanya melakukan sms blast yang akhirnya menjadi spam lantaran sangat mengganggu penerima sms tanpa bisa un-subscribe.

Pada workshop yang dihadiri ratusan marketers ini, saya cukup kagum dengan presentasi yang berhasil ditampilkan. Cukup kreatif dalam waktu yang cukup singkat. Agak sulit memilih siapa yang harus menang, walau akhirnya diputuskan meja yang membahas mobile marketing program untuk HiLo Teen yang keluar sebagai pemenang pertama. Mengalahkan meja-meja lain yang membahas Dancow, Morinaga, BII, Pertamina, Arus Liar, A Mild Live Rising Star, Honda Tiger, Kartu Kredit BNI dan Asuransi Sinarmas yang terpilih sebagai pemenang kedua.

Bulan Mei ini akan dimulai babak baru dalam mobile marketing Indonesia, dimana SMS dan RBT (Ring Back Tone) bisa diisi iklan. By permission, para pengguna bisa mendaftarkan diri sehingga bisa menerima free SMS atau free airtime untuk setiap SMS dan RBT iklan yang mereka jalankan.

Mau?

Advertisements
 

MeTooIsm March 29, 2008

Filed under: creative,music — yoris72sebastian @ 12:27 pm
Tags: , , , , , , ,

Dalam peluncuran single pertama dari dr.m bulan lalu (Lentera Jiwa – Nugie), berkat support dari British Council sebagai hadiah atas kemenangan saya di International Young Creative Entrepreneur of the Year 2006, saya mendatangkan Ben Drury dari 7 Digital, UK.

Dia salah satu dari sekian banyak successful entrepreneur di UK yang hidup dari penjualan musik melalui jalur digital. Penjualan musik melalui internet memang sangat besar di UK maupun di USA. Banyak music trade show yang saya kunjungi dan rata-rata booth-nya sudah dikuasi oleh para digital music entrepreneur, seperti Ben.

ys-joe-ben2.jpg

Yoris Sebastian (Project Goliath & dr.m), Joseph L. Gaol (m-stars) and Ben Drury (7 Digital)

Namun inspiring stories from overseas, jangan kita telan bulat-bulat. Internet penetration kita masih kecil. Sehingga bila membuat website digital musik respond-nya belum tentu sebagus di luar karena internet connection masih sangat slow.

Memang seringkali kita terjebak dengan yang namanya MeTooIsm, kebiasaan ikut-ikutan tanpa ada unsur kreativitas dan tanpa riset yang memadai. Padahal sesuatu yang sukses di luar negri belum tentu bisa di-copy paste bulat-bulat.

Di Indonesia, setelah kembali dari London saya melihat adanya peluang untuk industri musik Indonesia, yes digital music distribution but not from internet tapi dari handphone. Maklum orang Indonesia kan memang gila handphone. Mereka bisa beli handphone mahal daripada membeli handphone biasa-biasa saja plus pc buat di rumah.

Kita memiliki hampir 100 juta mobile users. Tak heran bila Samsons, Ungu, Nidji dan berbagai band rising stars lainnya melaju dengan cepat lantaran Ring Back Tone mereka laku keras. Kenapa mereka mampu menjual jutaan RBT walaupun mereka muka baru? Karena RBT belum terbajak.

Dari situlah, dr.m lahir. Daripada meniru website musik di luar negri, lebih create sesuatu yang lebih Indonesia. Melalui dr.m penyebaran Full Track Download dimulai. Babak baru yang perlu di-support seluruh pelaku industry musik sebelum sales RBT menurun karena market yang mulai mature dan sadar ngapain bayar lagu yang tidak didengerin sendiri (dan ada satu rahasia lain yang tidak bisa saya sebutkan saat ini)

So, join us at dr.m to cure the music industry in Indonesia…!!!