This blog is no longer updated pls post comment to http://yorissebastian.com

Thinking Out of the Box – Execute Inside the Box

Macau Tower – Sky Walk or Bungy Jump? January 12, 2008

Filed under: indonesia,macau trip — yoris72sebastian @ 6:53 pm
Tags: , , ,

Salah satu yang menarik dalam perjalanan saya ke Macau adalah mengunjungi Macau Tower. Walau sebagai salah satu gedung tertinggi di dunia, namun saya pikir Macau Tower tidak akan terlalu special. Apalagi saya sudah pernah ke WTC, Empire State Building, Jin Mao Shanghai dan gedung-gedung tinggi lainnya.

Namun yang menarik adalah bagaimana mereka mengemas experience para pengunjung. Kita kesana tidak hanya untuk foto-foto biasa.

foto standard yang mungkin dilakukan di semua gedung tertinggi di dunia

Namun, bila cukup berani kita bisa melakukan Bungy Jump dengan AJ Hackett seperti yang ada di Bali, bedanya kita akan terjun dari gedung dengan ketinggian 61 lantai. (BNI 46 lantai 😉

Bila kurang berani, bisa juga kita ambil paket ‘sky walk’ sambil foto-foto di luar gedung masih bersama AJ Hackett dan lengkap dengan alat keselamatan.

Atau kalau takut dengan dinginnya udara di luar gedung, kita bisa berdiri di atas kaca yang tentunya cukup tebal dan aman, namun tetap saja membuat jantung kita berdegub cepat karena gedung memang sangat tinggi.

myself on the macau tower glass floor

Selain itu ada juga cafe dan lounge untuk yang ingin makan menikmati pemandangan indah kota Macau.

Wah, saya jadi sedih kalau mengingat Monas. Kok experience-nya tidak digarap ya? Apakah Monas masih sama seperti waktu saya sekolah 20 tahun yang lalu? Hopefully I have a chance to improved Monas. Bagaimanapun juga Monas adalah kebanggaan Jakarta dan kalau digarap dengan kreatif, mungkin saja bisa mendapatkan pemasukan yang lumayan untuk terus melakukan perbaikan.

 

Experience Macau

Filed under: macau trip — yoris72sebastian @ 6:18 pm
Tags: ,

ys-grand-lisboa-macau-low.jpg

“A World of difference, the difference is Macau” begitu slogan Macau Government Tourist Office. Saya awal Januari lalu sempat liburan ke Macau 3 hari 2 malam. Sebenarnya nggak sengaja, harusnya saya hanya liburan tahun baru dari tanggal 30 Desember hingga tanggal 4 Januari namun gara-gara tiket SQ saya waiting list dan hingga menjelang berangkat masih wait list juga, akhirnya saya ambil yang pasti-pasti aja, tiket confirm pulang tanggal 7 Januari.

Sampai di Hongkong, harga-harga kamar hotel masih melambung tinggi. Daripada saya kelamaan di Hongkong, kebetulan saya belum pernah ke Macau dan promosi mereka di Indonesia belakangan ini cukup gencar. Demikan pula di Hongkong, promosi Macau sangat gencar. Makin senang karena informasi di internet sangat jelas dan informatif. Sebagai orang Indonesia, kita tidak perlu visa dan dari hongkong sangat mudah ke Macau dengan menggunakan turbo jet ferry yang harganya relatif murah dan pelabuhannya bisa didatangi dengan gampang dengan MTR.

Serunya, Macau tidak hanya menawarkan kesempatan untuk Judi, mereka menawarkan banyak tempat wisata mulai dari bangunan-bangunan bersejarah seperti Gereja Katolik peninggalan Portugal dan temple peninggalan penduduk lokal. Belum lagi makanan-makanan yang relatif lebih murah daripada Hongkong (padahal Hongkong saja sudah murah).

Saya tidak menyangka, 3 hari ternyata tidak cukup. Namun karena harus kembali ke Hongkong lalu ke Jakarta sesuai tiket pesawat yang sudah confirmed, terpaksa saya tinggalkan Macau. Saya percaya soon bukan tidak mungkin Macau akan mengalahkan Las Vegas. We’ll see…